Saturday, January 25, 2014

KARNIBAL AFRIKA MAKAN DAGING MUSLIM YANG DIBUNUH DAN DIBAKAR


ANGUI — Konflik antara warga dari dua kelompok di Republik Afrika Tengah begitu mengerikan. Dailymail,Isnin (20/1), foto-foto tersebut memperlihatkan seorang lelaki bergelar ‘Mad Dog’ dari kelompok tertentu tertangkap kamera tengah menjalankan aksi ganasnya memakan daging seorang korban...

Satu foto menunjukan Mad Dog dalam posisi meraih kaki si korban dengan tangan kirinya, sementara tangan kanannya menghunus pisau siap mengiris. Dalam posisi tersebut, terlihat korban tak berdaya dengan darah bersimbah dan api membakar bagian atas tubuhnya.

Menurut keterangan The Associated Press (AP),pemuda Muslim tersebut dibunuh oleh warga Desa Sango sebagai bentuk pembalasan dendam atas warga mereka, seorang pemandu taksi yang tewas terbunuh sehari sebelumnya.

AP mewartakan, Mad Dog sebenarnya tidak terlibat dalam pembunuhan si korban. Dia melakukan aksi setelah korban dibunuh dan dibakar massa.

Seorang saksi Jean-Sylvestre, menceritakan bagaimana Mad Dog melakukan aksinya. “Saya melihatnya membawa potongan tangan dan pergi mencari roti. Kemudian dia mengunyah daging tangan itu bergantian dengan roti,” papar Sylvestre.

Kepada BBC, Mad Dog mengaku, aksinya itu adalah pembalasan dendam atas pembunuhan terhadap istrinya yang tengah hamil, serta terhadap adik ipar perempuannya.

Konflik sektarian di Afrika Tengah dipicu oleh aksi kudeta yang dilakukan militan yang anggotanya sebagian besar adalah Muslim. Warga dari kelompok lain kemudian membuat milisi-milisi perlawanan dan menyerang masyarakat Muslim yang dituduh terlibat dengan kudeta.

Di Republik Afrika Tengah, Muslim sejatinya merupakan minoritas, yang berjumlah sekitar 15 persen. Sementara itu, warga Kristen merupakan majoriti dengan jumlah 50 peratus, sementara sisanya adalah penganut animisme dan dinamisme....


adios

Disclaimer
"Semua artikel dalam blog ini disiar untuk tujuan pendedahan dan pengetahuan am untuk diperdebat dan dibincangkan. Ketepatan maklumat dalam blog ini perlu dibandingkan dengan sumber-sumber lain agar tidak terjadi anggapan penyebaran maklumat palsu atau fitnah. Bagi mereka yang mahukan sesuatu dalam blog ini didelete kerana akta harta intelek sila email gua di atimuda@gmail.com"

No comments:

Post a Comment