Saturday, January 4, 2014

Dua wanita buta dapat melihat kembali ketika mengerjakan haji



Fatima Al Malhi mengatakan bahwa selama hampir tujuh tahun matanya tidak dapat melihat. Fatima telah menjalani beberapa pembedahan tetapi gagal untuk menyembuhkan kebutaannya, dipetik dari Emirates 24/7.

Fatimah menyatakan bahwa dirinya tidak pernah kehilangan harapan untuk dapat melihat lagi. Ia berdo’a kepada Allah semoga ketika ia menunaikan ibadah Haji.

Setibanya di tanah suci, Fatimah terus memanjatkan do’a kepada Allah agar DIA mengembalikan penglihatannya.

Dan atas kehendak Allah doa Fatima terkabul, tiba-tiba penglihatan Fatima kembali ketika dia sedang duduk di sudut di Masjid suci tersebut. Tangis bahagia tak bisa terbendung dari matanya.

“Saya sedang duduk di sebuah sudut di Masjidil Haram, di saat itu tiba-tiba kegelapan dihilangkan dari mata saya dan Saya mulai bisa melihat,” paparnya gembira.

Seorang lagi jemaah, Nafisa Al Qurmazi yang berasal dari Tunisia dapat melihat kembali seyelah 18 bulan dalam kegelapan akibat pembekuan darah di otak .

” Ketika saya datang untuk haji pertama kalinya , saya yakin bahwa Allah SWT akan menjawab doa-doa saya untuk mendapatkan kembali penglihatan saya , ” kata Nafisa , laporan akhbar Al – Madina pada hari Sabtu, 19 Oktober.

" Sepanjang perjalanan saya ke Makkah kali ini , saya sering bermimpi untuk melihat Masjid al – Haram ."

Ketika Nafisa berbondong-bondong bersama dengan dua juta Muslim lainnya menuju  Arafah mengikuti jejak Nabi Muhammad SAW ke Arafah , di mana Nabi menyampaikan khutbah terakhirnya pada 14 abad yang lalu .

Dia tiba-tiba mendapati dirinya mampu melihat warna tenda dan wajah peziarah lainnya di sekelilingnya .

“Allah mengabulkan doa-doa saya dan saya boleh melihat kembali di daerah yang paling suci di dunia , di Arafah , ” katanya .

adios

Disclaimer
"Semua artikel dalam blog ini disiar untuk tujuan pendedahan dan pengetahuan am untuk diperdebat dan dibincangkan. Ketepatan maklumat dalam blog ini perlu dibandingkan dengan sumber-sumber lain agar tidak terjadi anggapan penyebaran maklumat palsu atau fitnah. Bagi mereka yang mahukan sesuatu dalam blog ini didelete kerana akta harta intelek sila email gua di atimuda@gmail.com"

No comments:

Post a Comment