Thursday, October 10, 2013

cybertrooper Assad paksa kanak-kanak mengaku membunuh untuk jatuhkan imej FSA

Anak kecil ini dilatih menjadi tentara oleh "Katiba Ahfad ar-Rasul". Dia diperkenalkan dengan brigade ini agar dapat dilatih untuk melakukan perbuatan-perbuatan Terorisme,.

Anak Syria ini lahir pada tahun tahun 2000 dan tinggal di kota Aleppo, sebelumnya ia bekerja di kilang pembuatan barang-barang dari plastik (Ibunya meninggal ketika ia berumur tujuh tahun sedangkan Ayahnya menikah lagi), akibat perang di Syria ia tidak dapat lagi bekerja dan hanya duduk di dalam rumah.

Suatu hari bapa saudaranya enghubunginya melalui telefon dan memintanya bergabung dengan "Katiba Ahfad ar-Rasul" dan ia berjanji akan memberinya pistol kecil agar ia dapat memamerkannya ke kawan-kawannya, dan ia juga berjanji akan memberi anak itu gaji yang bagus!

Pamannya melatih ia untuk menjadi seorang sniper, dan meletakkan senapannya di atas pohon karena senapan itu sangat berat dan anak itu tidak kuat mengangkatnya!

Ia dilatih selama 3 bulan untuk menjadi sniper, kemudian pamannya meletakkan ia di atap bangunan dan memintanya untuk membunuh aiapapun yang lewat dijalan (tentara dan penduduk).

Setiap hari anak itu bekerja membunuhi orang-orang dijalanan dari jam 7 pagi hingga jam 4 sore!!

Orang pertama yang anak itu bunuh adalah seorang laki-laki dari penduduk setempat, setelah membunuh ia erus menerus menangis tidak bisa tidur selama 3 hari karena ia merasa berdosa.

Setelah sekian lama menjadi sniper, kini anak itu merasa terbiasa dan merasakan kenikmatan membunuhi orang-orang tanpa belas kasih.

" Aku merasa sangat senang ketika aku membunuh orang- orang, ketika beberapa orang bertanya apa yang aku lakukan, aku mengatakan kepada mereka bahwa aku bekerja dan aku tidak memberitahukan mereka bahwa aku membunuhi orang- orang".

Anak kecil ini dilatih menjadi tentara oleh "Katiba Ahfad ar-Rasul", lewat Pamannya ia diperkenalkan dengan brigade ini agar dapat dilatih untuk melakukan perbuatan-perbuatan Terorisme,.

Anak Syria ini kelahiran tahun 2000 dan tinggal di kota Aleppo, sebelumny ia bekerja di pabrik pembuatan barang-barang dari plastik (Ibunya meninggal ketika ia berumur tujuh tahun sedangkan Ayahnya menikah lagi), akibat perang di Syria ia tidak dapat lagi bekerja dan hanya duduk didalam rumah.

Suatu hari Pamannya meneleponnya dan memintanya bergabung dengan "Katiba Ahfad ar-Rasul" dan ia berjanji akan memberinya pistol kecil agar ia dapat memamerkannya ke kawan-kawannya, dan ia juga berjanji akan memberi anak itu gaji yang bagus!

Pamannya melatih ia untuk menjadi seorang sniper, dan meletakkan senapannya di atas pohon karena senapan itu sangat berat dan anak itu tidak kuat mengangkatnya!

Ia dilatih selama 3 bulan untuk menjadi sniper, kemudian pamannya meletakkan ia di atap bangunan dan memintanya untuk membunuh aiapapun yang lewat dijalan (tentara dan penduduk).

Setiap hari anak itu bekerja membunuhi orang-orang dijalanan dari jam 7 pagi hingga jam 4 sore!!

Orang pertama yang anak itu bunuh adalah seorang laki-laki dari penduduk setempat, setelah membunuh ia erus menerus menangis tidak bisa tidur selama 3 hari karena ia merasa berdosa.

Setelah sekian lama menjadi sniper, kini anak itu merasa terbiasa dan merasakan kenikmatan membunuhi orang-orang tanpa belas kasih.

" Aku merasa sangat senang ketika aku membunuh orang- orang, ketika beberapa orang bertanya apa yang aku lakukan, aku mengatakan kepada mereka bahwa aku bekerja dan aku tidak memberitahukan mereka bahwa aku membunuhi orang- orang".

Anak kecil ini dilatih menjadi tentara oleh "Katiba Ahfad ar-Rasul", lewat Pamannya ia diperkenalkan dengan brigade ini agar dapat dilatih untuk melakukan perbuatan-perbuatan Terorisme,.

Anak Syria ini kelahiran tahun 2000 dan tinggal di kota Aleppo, sebelumny ia bekerja di pabrik pembuatan barang-barang dari plastik (Ibunya meninggal ketika ia berumur tujuh tahun sedangkan Ayahnya menikah lagi), akibat perang di Syria ia tidak dapat lagi bekerja dan hanya duduk didalam rumah.

Suatu hari bapa saudaranya menghubunginya melalui telefon dan memintanya bergabung dengan "Katiba Ahfad ar-Rasul" dan ia berjanji akan memberinya pistol kecil agar ia dapat menunjuk-nunjuk kepada kawan-kawannya, dan ia juga berjanji akan memberi budak itu gaji yang besar.

Bapa saudaranya melatih dia untuk menjadi seorang sniper, dan meletakkan senapangnya di atas pohon karena senapang itu sangat berat dan anak itu tidak kuat mengangkatnya!

Ia dilatih selama 3 bulan untuk menjadi sniper, kemudian bapa saudaranya meletakkan ia di atap bangunan dan memintanya untuk membunuh sesiapapun yang melaluit di jalanraya (tentara dan penduduk).

Setiap hari anak itu bekerja membunuhi orang di jalanan dari jam 7 pagi hingga jam 4 petang!!

Orang pertama yang anak itu bunuh adalah seorang laki-laki dari penduduk setempat, setelah membunuh ia terus menerus-menangis tidak bisa tidur selama 3 hari karena ia merasa berdosa.

Setelah sekian lama menjadi sniper, kini anak itu merasa terbiasa dan merasakan kenikmatan membunuhi orang tanpa belas kasihan.

" Aku merasa sangat senang ketika aku membunuh orang, ketika beberapa orang bertanya apa yang aku lakukan, aku mengatakan kepada mereka bahwa aku bekerja dan aku tidak memberitahukan mereka bahwa aku membunuhi orang".



Semua video dusta karangan media rejim merupakan pembohongan Syrian Electronic Army : Assad's cyber warriors dan Syrian tv media dari badan perisikan rejim. Selain bertugas membunuh dan menyiksa anak-anak dan rakyat Syria mereka juga bertugas membuat propaganda media. Dengan kepakaran yang dimiliki mereka dapat merubah video-video, foto-foto dan menggodam laman-laman web.

adios

Disclaimer
"Semua artikel dalam blog ini disiar untuk tujuan pendedahan dan pengetahuan am untuk diperdebat dan dibincangkan. Ketepatan maklumat dalam blog ini perlu dibandingkan dengan sumber-sumber lain agar tidak terjadi anggapan penyebaran maklumat palsu atau fitnah. Bagi mereka yang mahukan sesuatu dalam blog ini didelete kerana akta harta intelek sila email gua di atimuda@gmail.com"

No comments:

Post a Comment