Saturday, January 4, 2014

Lagi Bukti Hubungan Syiah, Iran dan Yahudi Zionis -ASWJ perlu tahu


Kagum dengan kepemimpinan Ahmadinejad? Terinspirasi dengan Revolusi Iran? Itulah makar Syi'ah dan tipuan Dajjal menjelang perang akhir zaman.

Sebagaimana karakter Dajjal penipu dan pendusta, maka para pengikutnyapun melakukan hal yang sama.Al Haq (kebenaran) disalahkan dan al bathil (kesesatan) dibela.

Di tangan Dajjal, air menjadi api dan api menjadi air, bersama Dajjal surga dan neraka, namun nerakanya adalah surga dan surganya adalah neraka. Kaum Muslimin tidak boleh tertipu dengan penampilan "luar" Ahmadinejad yang memesona, tapi lihatlah "dalam"nya makar syi'ah sebagaimana tipu daya Dajjal di akhir zaman. Waspadalah!

Ahmadinejad, turunan Yahudi pembela Israel!

Mengapa banyak kaum Muslimin terkagum-kagum pada Ahmadinejad, pemimpin negara syi'ah Iran dan menganggapnya sebagai seorang pahlawan Islam? Inilah salah satu keberhasilan tipu daya Dajjal menjelang akhir zaman. Fitnah Dajjal adalah fitnah terbesar sepanjang perjalanan hidup manusia di muka bumi sampai hari kiamat tiba. Salah satu fitnah Dajjal yang "aneh" yang diciptakan Allah SWT., adalah melakukan penipuan dengan mengubah wujud seseorang.

Siapa menyangka, Ahmadinejad yang lahir pada 28 Oktober 1956 adalah keturunan Yahudi. Dia sebenarnya adalah "Sabourjian" yang berarti penenun dari Sabour, nama untuk selendang Tallit Yahudi di Persia. Namanya berubah menjadi Ahmadinejad ketika dikonversi untuk memeluk Islam setelah kelahirannya.

Sebagaimana yang telah dijelaskan dalam tulisan berjudul "Hakekat Ahmadinejad: Mengungkap tabir hitam pemimpin syi'ah Ahmadinejad" seorang ahli yang berpusat di London Yahudi Iran mengatakan, "Dia telah mengubah namanya karena alasan agama, atau setidaknya orangtuanya," kata kelahiran Yahudi Iran yang tinggal di London itu . "Sabourjian dikenal sebagai nama Yahudi di Iran."

Tipuan Dajjal berikutnya yang dijalankan para pengikutnya adalah dagelan atau sandiwara politik Iran melawan Amerika. Umat Islam dikecoh dan diperdaya dengan mengesankan Ahmadinejad adalah pemimpin yang anti Amerika, anti Israel, dan membela Palistina. Semua itu adalah dusta, tipuan Dajjal menjelang akhir zaman.

Ahmadinejad, Syi'ah dengan kekuatan negara Iran, dibantu sekutu sejatinya, media-media Barat, telah menjalankan skenario Dajjal menipu umat Islam dengan membesar-besarkan Ahmadinejad, Syi'ah, dan Iran. Sebagai bukti, ketika Ahmadinejad berpidato di Universitas Harvard, media-media Amerika langsung meliput dan menyiarkan langsung pidato tersebut. Padahal selama ini tidak ada Presiden yang diperlakukan seperti itu, ujar Rizki Ridyasmara, mantan wartawan Sabili.

AS dan Iran, kata mantan aktivis kiri itu, saat ini hanyalah memainkan peran 'polisi jahat' dan 'polisi baik'. Polisi Jahat, kata Rizki, dimainkan oleh AS sedangkan 'Polisi Baik' dimainkan oleh Iran. "Mereka seolah-olah mau perang, padahal sebenarnya 'cincai'".

Rizki berkesimpulan seperti itu setelah memaparkan panjang lebar tentang keberadaan dan konspirasi antara pasukan elit Syi'ah, Assassins (Hashyashyin), dengan pasukan Salib "Knights Templar". Menurut Rizki, sejak berdiri, masa berjaya, bubar hingga menyebar ke penjuru dunia, kedua jenis pasukan elit itu terus melakukan konspirasi.

"Banyak sejarawan Barat yang menuding di antara kedua sekte khusus pencabut nyawa ini sesungguhnya terjalin satu kerjasama dalam bentuk yang tersembunyi. Salah satu yang memunculkan dugaan ini adalah Profesor Carole Hillenbrand, Guru Besar Studi Islam dan Bahasa Arab University Edinburgh, Skotlandia", kata jurnalis spesialis investigasi itu.

Pengamat Syi'ah Prof DR.H.Mohammad Baharun, SH,MA mengaku heran, jika banyak umat Islam terkagum-kagum dengan Revolusi Iran. Ia mempertanyakan, apakah benar Revolusi Iran itu Revolusi Islam? Kenyataannya, sejarah mencatat, Revolusi Iran justru memakan anak kandungnya sendiri. Revolusi tersebut mengorbankan ratusan manusia, mulai dari anak-anak, wanita, hingga orang tua.

Di bawah kepemimpinan Ahmadinejad, kaum Muslimin Sunni di Iran mengalami penderitaan yang belum pernah dialami sejak Revolusi Rafidi Khomeini. Parahnya lagi, Ahmadinejad yang dianggap pahlawan Islam yang anti AS, ternyata secara terang-terangan menghina dua orang sahabat Rasulullah Muhammad SAW.

Pernyataan tersebut disampaikannya dalam sebuah acara televisi secara langsung di Shabaka 3, saluran televisi Iran, hanya beberapa hari sebelum pelaksanaan pemilu Iran. Dalam acara itu, Ahmadinejad dengan lugas mengatakan bahwa Talhah dan Zubair adalah dua orang pengkhianat. "Talhah dan Zubair adalah dua orang sahabat Rasul, tapi setelah kepergian Rasul, mereka berdua kembali kepada ajaran sebelumnya dan mengikuti Muawiyah!"

Kebohongan berikutnya Ahmadinejad adalah ketika mengatakan hapus peta Israel di dunia! Bagaimana mungkin, turunan Yahudi tersebut akan menghapus Israel? Padahal, satu butir pelurupun tidak pernah ditembakkan Iran ke zionis Yahudi Israel, apalagi peluru kendali atau nuklir. Mustahil!

Apalagi sudah banyak bukti yang menjelaskan hubungan gelap antara Ahmadinejad dengan Israel. Seorang ulama Syiah mengatakan presiden Iran ingin menjalin "persahabatan dengan Israel," . Menurut ulama Syiah Mahmud Nubia, penasehat teras atas Ahmadinejad, Esfandiar Rahim Mashaei tiga tahun lalu menyatakan bahwa Iran harus memiliki "hubungan yang bersahabat" dengan Negara Yahudi, namun Ahmadinejad menahan diri dari persoalan ini di depan umum karena pemimpin tinggi Syiah Iran Ayatollah Ali Khamenei sangat keberatan dengan hal ini.

Menurut Husain Ali Hasyimi, dalam tulisannya, Al-Harbul Musytarakah Iran wa Israil bahwa sejak zaman Syiah Pahlevi, Iran telah menjalin hubungan perdagangan dengan Zionis Yahudi. Dan hubungan dagang ini berkelanjutan hingga setelah revolusi Syiah yang dipimpin oleh Khumaini.

Jadi, perlawanan semacam apa yang telah dilakukan Ahmadinejad kepada Amerika dan yahudi Israel? Kalaulah memang Ahmadinejad serius melawan Amerika dan menjadikan Amerika sebagai musuh utamanya, mengapa tidak ada tindakan kongkrit darinya, misalnya dengan membantu puluhan ribu mujahidin Afghanistan yang saat ini sedang mengusir Amerika dan cengkraman zionis Israel? Padahal, Afghanistan tidak jauh dari Iran, bahkan berbatasan langsung.

Yang terjadi justru sebaliknya. Satu contoh saja, kita ketahui bersama hubungan Ahmadinejad dengan Nouri Al Maliki dekat sekali. Padahal Nouri adalah kaki tangan Amerika dan Israel di Irak, dan musuh mujahidin Irak yang berada di Daulah Islam Irak. Jadi amat wajar jika spekulasi kemudian berkembang: apakah karena Nouri Al Maliki juga orang Syiah?

Bahkan 18 April lalu, lima belas orang tewas di Ahwaz, Iran oleh pasukan keamanan Iran didukung oleh milisi pakaian sipil. Mereka melakukan serangan terhadap aksi demonstrasi dengan kekerasan yang menuntut hak bagi mayoritas etnis Arab di provinsi Khuzestan Iran yang berpenduduk mayoritas Sunni.

Kalaulah Iran masih menganggap Sunni adalah saudaranya kenapa harus dengan membunuh, bukankah lebih baik senjata itu diarahkan kepada musuh sebenarnya yakni Gedung Putih yang kini bercokol di Irak, Afghanistan, dan Palestina?

Hal ini semakin membuktikan bahwa Iran, yang tak lebih besar dari pada Iraq yang sudah digempur habis-habisan oleh AS dan sekutunya masih baik-baik saja. Dalam artian, AS tidak pernah melakukan suatu tindakan yang nyata terhadap Iran. Karena semua itu adalah sandiwara dagelan politik belaka dan merupakan tipuan dari fitnah Dajjal di akhir zaman. Wallahu'alam bis showab!

Makar Syi'ah dan Perang Akhir Zaman

Kembali kepada Dajjal, sang pembawa fitnah akhir zaman. Dari sisi bahasa, makna Dajjal berarti banyak berdusta dan menipu. Siapa pun yang banyak berdusta dan menipu, ada pengikutnya ataupun tidak, maka dia adalah Dajjal.

Demikianlah yang diistilahkan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang mereka. Beliau menjelaskan hal ini dalam banyak hadits seperti yang diriwayatkan oleh Al-Imam Al-Bukhari rahimahullahu dalam dua tempat (no. 3340 dalam Kitabul Manaqib dan no. 6588 dalam Kitab Al-Fitan) dan Muslim rahimahullahu dalam dua tempat (no. 8 dalam Muqaddimah dan no. 5205 dalam Kitab Al-Fitan Wa Asyrathis Sa'ah) dari sahabat Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu:

"Tidak akan terjadi hari kiamat sehingga dua kelompok besar saling berperang dan banyak terbunuh di antara dua kelompok tersebut, yang seruan mereka adalah satu. Dan hingga dibangkitkannya para Dajjal lagi pendusta hampir 30 orang, semuanya mengaku bahwa dirinya Rasulullah, dicabutnya ilmu, banyak terjadi gempa, zaman berdekatan, fitnah menjadi muncul, banyak terjadi pembunuhan, berlimpah ruahnya harta di tengah kalian sehingga para pemilik harta bingung terhadap orang yang akan menerima shadaqahnya. Sampai dia berusaha menawarkannya kepada seseorang namun orang tersebut berkata: ‘Saya tidak membutuhkannya'; orang berlomba-lomba dalam meninggikan bangunan. Ketika seseorang lewat pada sebuah kuburan dia berkata: ‘Aduhai jika saya berada di sana'; terbitnya matahari dari sebelah barat dan apabila terbit dari sebelah barat di saat orang-orang melihatnya, mereka beriman seluruhnya (maka itulah waktu yang tidak bermanfaat keimanan bagi setiap orang yang sebelumnya dia tidak beriman atau dia tidak berbuat kebaikan dengan keimanannya)."

Dari keterangan di atas jelaslah bahwa kata Dajjal sering dipakai untuk menamai seseorang yang banyak berdusta dan banyak menipu umat. Para dedengkot kesesatan yang memproklamirkan diri sebagai nabi setelah Rasulullah SAW., adalah para Dajjal.

Sedangkan apabila disebutkan Dajjal secara mutlak, tanpa keterangan tambahan, maka tidak ada yang tergambar dalam benak setiap orang melainkan Ad-Dajjal Al-Akbar (yang terbesar), yang akan muncul di akhir zaman sebagai tanda dekatnya hari kiamat dengan sifat-sifat yang sudah jelas sebagaimana dijelaskan Rasulullah SAW.

Makar Syi'ah yang paling dahsyat di akhir zaman dan kini mulai terungkap adalah kerjasamanya dengan Amerika dalam Perang Salib. Artinya, diwaktu para mujahidin berusaha untuk bergabung dari seluruh penjuru dunia Islam dan menyatukan barisan mereka dalam menghadapi pasukan Zionis Salibis, Syi'ah malah berkhianat, membuat makar untuk menghantam kaum Muslimin.

Dalam buku "Fakta-Fakta Sewindu Perang Salib Baru" Syekh Aiman Azh-Zhawahiri (hfz) mengungkap hakikat Syiah dan perannya membantu Amerika dalam Perang Salib.

"Hal itu terus terjadi, hingga menjadi lebih buruk lagi dengan memberikan fasilitas kepada pasukan Amerika untuk menyerang Iraq dan Afghanistan. Kemudian memberikan bantuan kepada kedua pemerintahan bonekanya dengan mengakui eksistensinya, mengusir Syekh Hikmaktyar-semoga Allah menjaganya-dari Iran ketika Karzai menyebutnya sebagai pengkhianat. Kemudian dia menggunakan kekuasaannya dengan sikap kooperatif bersama pemerintahan boneka Iraq untuk memerangi mujahidin lalu lari pada hari peperangan dengan melarang dakwah menuju jihad melawan Amerika di Iraq dan Afghanistan. Sebelumnya telah saya sebutkan bahwa pemerintahan Iran memberikan bantuan kepada Ahmad Syah Mas'ud yang telah diakui oleh Amerika secara resmi sebagai anteknya, di dalam laporan konggres setelah kejadian 11 September."

DR. Abdullah An Nafisi menjelaskan politik Iran : "Iran bertanggung jawab atas hal itu, karena Iran di antara dua isu, isu membuka diri yaitu isu Islam dan isu umum yaitu isu anti Amerika, anti Israel dan seterusnya. Ini sudah mafhum dan dapat diterima. Akan tetapi isu berkaitan rakyat Iran sebenarnya memiliki isu lain : isu kekuasaan, isu kontrol, isu penugasan Syiah di Iraq.

Aku tidak percaya bahwa rencana Iran adalah rencana Syiah selamanya. Bukan! Itu adalah rencana Persia di dalam negeri Iraq (nasionalisme). Ya, menugaskan Syiah di Iraq demi kemaslahatan rencana Persia Iran."

Kalau begitu, Syi'ah adalah ancaman paling nyata di akhir zaman. Perkembangan demi perkembangan, khususnya di Timur Tengah semakin memantapkan bahaya dan ancaman besar Syi'ah dan Iran.

Sejarah akan berulang. Jika di masa lalu, persaingan laten terjadi antara Arab dan Persia, hari ini, sejarah berulang. Orang-orang Arab yang diwakili oleh Arab Saudi dan Persia diwakili oleh Iran. Iran, alias Syi'ah, sejak dahulu, selalu menjadi penyebab utama masalah, Syi'ah ditakdirkan untuk menjadi lahan subur bagi perluasan berbagai penyimpangan dan kejahatan. Ini tidak mengherankan dalam sejarah Persia, mereka paling sering melibatkan diri dan selalu saling kooperatif dengan orang-orang Zionis-Yahudi, Israel.

Sebagaimana dalam "Antara Syi'ah, Barat, dan Jihad Global", dijelaskan bahwa Iran dengan Syi'ahnya saat ini berada dalam zaman keemasan. Sejak berhenti melancarkan perang melawan Irak di 80-an, konsentrasi prakteknya hanya menyebarkan pengaruh melalui ajaran-ajarannya ke seluruh daerah, bahkan dunia.

Iran dengan Syi'ahnya yang akan terus mengepakkan sayapnya ke sejumlah wilayah di Timur Tengah dan Afrika Utara untuk menanamkan hegemoninya. Era pergolakan dan hasil sesudahnya, dalam bentuk keterbukaan, dapat dimanfaatkan untuk potensi penuh oleh Iran, pada saat negara-negara regional lainnya yang mayoritas Sunni sibuk dengan bisnis mereka sendiri.

Sementara itu, Ketika Al-Qaeda dan para aktivis jihad global sedang diuji dalam hal ketahanan mereka, dengan memerangi melawan negara adidaya dunia – Amerika – di beberapa tempat sekaligus, Syi'ah dengan dukungan Iran sudah menggeliat dan siap menunggu menjadi musuh berikutnya.

Peperangan antara aktivis jihad global yang saat ini diwakili oleh Al Qaeda tidak bisa dihindari berhadapan dengan Syi'ah Iran yang menjadi antek dan kaki tangan Amerika beserta sekutu-sekutunya dalam perang salib.

Hal ini mengingat tujuan utama Iran sebenarnya adalah mencari pengaruh politik di manapun yang memungkinkan. Syekh Aiman menjelaskan kondisi Lebanon setelah terjadi perang dengan Israel :

"Ketika terjadi perang di Lebanon yang mampu meraih eksistensi politik bagi pengikutnya, maka mereka ikut berperang dan ketika pasukan internasional menyanggupi untuk menjaga keberadaan politik dan militer mereka maka mereka menyetujui pasukan internasional menjajah Lebanon. Mereka juga setuju menggunakan cara kekerasan bagi Palestina, dimana Hassan Nashrullah mengaku sudah begitu lama berusaha untuk membebaskannya, akan tetapi sekarang dia menghindar darinya. Dan ketika bersepakat dengan Amerika dan mengakui akan pemerintahan mereka serta kerjasama dalam pemerintahan dan menghentikan jihad kaum Muslimin, serta berperang dibawah Salib mereka, mewujudkan sikap politik mereka di Iraq dan selalu berusaha mencarinya, mereka berkerjasama dengan Amerika dan berperang di bawah Salib mereka."

Pasukan Panji Hitam, Generasi Yang Dijanjikan

Perang akhir zaman, atau Al Malhamah Al Kubro, akan terjadi antara pasukan Al Mahdi yang sering disebut sebagai pasukan panji hitam, berhadapan dengan pasukan Dajjal yang dibantu sekutu-sekutunya.

Dalam sebuah riwayat tentang Thaifah manshurah disebutkan, "Akan senantiasa ada sekelompok umatku yang berperang di atas kebenaran. Mereka meraih kemenangan atas orang-orang yang memerangi mereka, sampai akhirnya kelompok terakhir mereka memerangi Dajjal." (HR. Abu Daud: Kitab al-jihad no. 2125, Silsilah Al-Ahadits Ash-Shahihah no. 1959.)

Riwayat tersebut menjelaskan bahwa di akhir zaman, kelompok Thaifah Manshurah adalah mereka yang bergabung dengan Al-Mahdi untuk memerangi musuh-musuh Islam, dimana Dajjal adalah salah satu yang akan dikalahkan oleh kelompok ini.

Parameter kebenaran saat itulah adalah mereka yang bersama Al-Mahdi, sedang mereka yang menolak Al-Mahdi adalah munafik (hal itu sebagaimana yang telah dijelaskan dalam hadits fitnah duhaima'). Sedangkan kelompok Thaifah Manshurah yang memberikan dukungan kepada Al-Mahdi telah dijelaskan ciri-ciri mereka dalam beberapa riwayat yang kemudian dikenal dengan nama Ashabu Rayati Suud atau Pasukan Panji Hitam dari Khurasan.

Lalu siapakah mereka yang disebut sebagai Pasukan Panji Hitam? Apakah mereka semua itu adalah aktivis jihad global yang tergabung dalam Al Qaeda, dan juga Taliban?

Tidak bisa dipungkiri, aktivitas jihad global saat ini yang diprakarsai oleh Al Qaeda dalam melawan hegemoni Amerika, dan antek-anteknya, termasuk kelompok sesat dan pengkhianat Syi'ah telah membuat gentar Barat dan sekutu-sekutu mereka.

Cita-cita mereka juga mencengangkan, menegakkan negara Islam, Khilafah Islamiyyah, dari ujung Asia Tenggara hingga barat Maroko. Mereka adalah kaum Muslimin yang saat ini paling kuat melaksanakan hukum Islam sebagaimana yang pernah berlaku di Madinah pada masa Rasulullah SAW.

Merekalah satu-satunya kelompok yang paling mendekati gambaran kehidupan Rasulullah SAW., dan para sahabatnya; beriman, hijrah, perang, mendirikan daulah Islam, melaksanakan semua kewajiban tanpa terkecuali, mendapat boikot dan kecaman internasional, mendapat ujian paling berat dan menyatakan keimanannya, dikepung oleh pasukan ahzab dan banyak lagi sejarah kehidupan generasi assabiqunal awwalun yang hari ini tergambar dalam realitas hidup mereka.

Beberapa analis pemerhati hadits-hadits fitnah menduga; bahwa merekalah yang lebih layak untuk menyandang gelar kehormatan itu (Ath Thoifah Al Manshurah) sesuai dengan beratnya ujian keimanan yang mereka hadapi.

Saat ini, Al-Qaeda dan seluruh anasirnya yang sangat komitmen menegakkan semua bentuk syari'at Islam dalam masyarakatnya sangat wajar bila dibenci oleh bangsa Barat. Termasuk sebagian kaum Muslimin yang termakan oleh isu dan propaganda bangsa barat yang dibisikkan Dajjal tentang "kekejian dan kejahatan" mereka.

Padahal, bukan tidak mungkin, tanpa bermaksud memastikan, aktivis jihad global yang dijalankan oleh Al Qaeda dan Mujahidin lainnya tersebutlah yang dimaksud sebagai Pasukan Panji Hitam dari Khurasan, yang dijanjikan kelak akan menjadi pasukannya Al Mahdi, lalu memerangi Dajjal dan para pengikutnya dalam Perang Akhir Zaman (Al Malhamah Al Kubro). lorong budi

17 comments:

  1. Apakah seorang keturunan yahudi tidak boleh masuk islam?

    ReplyDelete
    Replies
    1. banyak yahudi masuk isla contohnya pencipta syiah itu sendiri... Abdullah bin Saba juga yahudi...

      Delete
  2. Assalamualaikum
    Blog inilah yang berisi Fitnah , , ! ! !
    apakah tidak Boleh keturunan Yahudi masuk islam ? Ini bukti bhwa anda PRIMITIF ,
    Syi'ah menyiksa Sunni ?
    Sahabat saya Seorang Mahasiswa Sunni di Iran , Silahkan menonton Bukan Jalan2 biasa TVONE , , bersama Mahasiswa Indonesia , Bahkan setiap minggu Ada saja Bendera Israel Amerika yang di BAKAR ,
    Iran dan Israel Bekerja sama ? FITNAH ,
    RAKYAT IRAN juga warga sipil biasa , tidak ingin Perang . . Sesuai Peraturan PBB , PBB akan membantu pihak yang ter"Serang" , Iran itu MENUNGGU.
    Secara Gamblang Irang mengatakan http://m.detik.com/news/read/2013/07/18/173513/2307333/1148/ahmadinejad-sebut-israel-dan-barat-musuh-semua-negara-muslim
    PENULIS BLOG INI BISA APA ? Anda hanya Koar2 sedangkan anda tidak berbuat apa apa ?

    Saya Sunni Tulen
    Wassalamualaikum

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dari mulai saya mengikuti bloq-bloq diinternet dan buku2 yg saya baca ttg kejelekan syiah dimana mereka mengatakan syiah kafir, sesat, yahudi dll hampir semuanya tak mempunyai dalil yg shahih. Dan semuanya bersumber dari rasa kebencian yg mendalam yg ditanamkan oleh kakek nenek moyang mereka. Dimana nenek moyang mereka juga tak mengetahui selain copas.
      Bahkan sejarah mencatat syiah-ahlul baitlah yg benar-benar menjalankan sunah nabi saw, yg mempercayai apapun yg dikatakan nabi saw, melaksanakan semua perintah nabi saw. Makanya perbedaan syiah dan suni cukup signifikan. Suni berpaham bahwa :

      1. semua sahabat adalah udul, juur, paling taat pada allah dan rasulnya,

      2. kitab bukhari- muslim adalah kitab tershahih didunia setelah Al-quran.

      3. Suni engan menjadikan ahlul bait jadi pedoman dan petunjuk hidup agar selamat dunia akhirat mereka lebihh memilih 4 mazhab yg bukan ahlul bait dan rela meletakan keselamatan pada mazhab tsb yg tak satu nashpun mendukung mazhab suni tsb.

      Bahkan tak ada dijamin oleh allah akan keselamatan agamaNYA dalam 4 mazhab tersebut.

      Dari kitab hadist mereka lebih percaya bahwa hadist tershahih adalah yg diriwayatkan oleh bukhari muslim. Bahkan tanpa rasa malu sedikitpun suni mengklaim bahwa bukhari-muslim adalah kitab hadist tershahih detelah al-quran. Bagaimana mungkin bukhari menjadi kitab tershahih sedangkan banyak didalamnya terdapat cerita khurafat, syirik dan pelecehan-pelecehan kepada nabi allah swt bhakan nabi muhammad yg dimuliakan kaum musliminpun tidak luput dari pelecehan yg dimuat kedua kitab sheikh ini. Jika antum mau nanti kita bahas dan saya bertanggung jawab atas tulisan saya diatas.

      Sekarangmari kita bahas tulisan antum yg ASBUN ini
      PENULIS BLOQ
      Mengapa banyak kaum Muslimin terkagum-kagum pada Ahmadinejad, pemimpin negara syi'ah Iran dan menganggapnya sebagai seorang pahlawan Islam? Inilah salah satu keberhasilan tipu daya Dajjal menjelang akhir zaman. Fitnah Dajjal adalah fitnah terbesar sepanjang perjalanan hidup manusia di muka bumi sampai hari kiamat tiba. Salah satu fitnah Dajjal yang "aneh" yang diciptakan Allah SWT., adalah melakukan penipuan dengan mengubah wujud seseorang.

      JAWAB
      ALANGKAH BAIKNYA ANTUM SEBUTKAN SAJA BUNYI HADISTNYA JIKA ADA. JIKA TDK ADA BERARTI ANTUM SEORANG PENDUSTA.

      Delete
    2. kok koment saya tak dimunculkan ????
      beginilah bloq yg takut ketahuan bodohnya shg koment org yg tak sesuai dgn nafsu tidak ditampilkan. tapi tak apa. tulisan ini khusus buat anda agar antum bisa membuka mata dan bertaubat kepada Allah bahwa semua tuduhan antum ttg syiah adalah fitnah. tak lebih

      berikut bukti-bukti IRAN BERPERANG MELAWAN AMERIKA :BERDASARKAN FAKTA DAN TERCATAT DIBUKU SEJARAH :

      Delete
    3. 1. Satu-satunya negara muslim yg tak punya hubungan diplomatik dengan amerika adalah IRAN

      2. Amerika telah berperang melawan iran melalui kaki tangannya pada waktu itu adalah irak pada thn 1980-1988. ( baca: irak didukung oleh amerika)

      3. reaktor nuklir iran dihancurkan oleh yahudi serta amerika thn 1980

      4. Shah Reza Pahlevi didukung oleh amerika dalam revolusi iran tahun 1979 yg berakhir dgn kekalahan dan kemenangan berada pada pejuang revolusi pimpinan ahlul bait nabi saw yaitu imam ayatullah sayyid ali khoemeni

      5. Kedutaan Amerika di Teheran oleh para aktivis mahasiswa pada 4 November 1979 yang diikuti penyanderaan 52 orang diplomatnya selama 444 hari, merupakan peristiwa yang memalukan Amerika dan cukup menjadi alasan untuk memutuskan hubungan diplomatik pada 7 April 1980. Selanjutnya, dengan dalih HAM dan demokrasi Amerika gencar menjatuhkan berbagai embargo, operasi intelegent dan operasi militer.

      6. Pada 24 April 1980, Amerika melakukan operasi militer dengan sandi “Operation Eagle Claw” sebagai pendahuluan penyerangan terhadap Iran. Operasi ini berakhir gagal, 8 anggota militer Amerika tewas dan beberapa ditahan. Penyerangan dihentikan seiring penandatangan Algiers Accords di Aljazair pada 19 Januari 1981. Sehari setelahnya, kedua pihak saling melepaskan tawanan

      7. Pada Januari 1984, Presiden Ronald Reagan mendeklarasikan Iran sebagai “a sponsor of international terrorism” dan menggalang negara-negara di dunia untuk tidak menjalin kerjasama dengan Iran. Pada 19 Oktober 1987, Amerika melakukan serangan terhadap Iran dengan sandi ”Operation Nimble Archer” dan gagal. Pada 18 April 1988

      8. kembali Amerika melakukan serangan dengan sandi “Operation Praying Mantis” dengan menyerang posisi militer Iran di teluk Persia dan menenggelamkan satu buah kapal Frigate milik Iran. Angkatan Laut Amerika Serikat juga menyerang fasilitas minyak lepas pantai milik Iran. Sementara Iran meledakan ranjau di Selat Hormuz yang merusak kapal korvet Amerika Serikat, USS Samuel B. Roberts. Operasi militer ini merupakan yang terbesar dilakukan Angkatan Laut Amerika pasca Perang Dunia II. Serangan ini dilakukan ditengah situasi Iran sedang berperang melawan Irak dalam perang Irak – Iran (1980 – 1988).

      Delete
    4. 9. Pada 3 Juli 1988, Angkatan Laut Amerika meluncurkan missile dari kapal cruiser USS Vincennes dan menghancurkan pesawat Airbus A300B2 milik Iran yang terbang di atas Selat Hormuz. Pesawat komersial berjadwal ini hancur, 290 masyarakat sipil dari 6 negara tewas termasuk 66 anak-anak. USS Vincennes berada di teluk Persia sebagai bagian dari “Operation Earnest Will”. Kepada PBB, Iran mengajukan peristiwa itu sebagai tindakan teroris oleh negara. Amerika menjawab bahwa itu sebagai “insiden yang tidak disengaja

      10. Pada Oktober 1992, Amerika menetapkan sangsi atas kecurigaan terhadap Irak dan Iran yang diduga mengembangkan senjata pemusnah masal (WMD). Tahun 1994, Conoco (perusahaan minyak Amerika) menandatangani kontrak investasi minyak dengan Iran sebesar US $ 1 milyar. Merasa kecolongan, pada Maret 1995, Amerika menetapkan embargo total terhadap segala jenis investasi dan perdagangan

      11. Pada tahun 1993, Amerika mengeluarkan kebijakan “dual containment” dengan menerbitkan ILSA (Iran Libya Sanctions Act), yang berisikan sangsi bagi perusahaan-perusahaan diluar Amerika Serikat yang melakukan investasi di Iran dan Libya senilai diatas 40 Juta US$ setahun. Tahun 1996, kebijakan “dual containment” difokuskan kepada Iran, terbitlah ISA (Iran Sanction Act) yang merupakan pengetatan dari sangsi sebelumnya, yaitu pemberian sangsi kepada setiap perusahaan dari negara manapun yang melakukan investasi lebih dari 20 juta US$ per-tahun dalam industri minyak Iran

      12. Pada Agustus 2001, Presiden Bush menandatangani sebuah rancangan undang-undang perpanjangan masa berlakunya ILSA menjadi sebuah Undang-undang resmi. Pada 29 Januari 2002, Presiden Amerika George W. Bush menyebut Iran bersama Iraq dan Korea Utara sebagai negara poros setan “Axis of evil”. Bush berupaya menyerang ketiga negara. Rencana serangan ke Korea Utara batal, karena Amerika tidak didukung sekutu dekatnya (Korsel dan Jepang) serta ditentang keras oleh China. Amerika mengalihkan ke Iraq, sambil mengintip Iran

      13. Amerika kemudian menggunakan kelompok Jundullah untuk melakukan teror dan sabotase terhadap berbagai kepentingan Iran. Dalam aksinya ini, Jundullah berhasil membunuh sekitar 400 tentara Iran. Jundullah sendiri merupakan kelompok militan Islam yang berbasis di Waziristan, Pakistan, yang diorganisir dan didanai Amerika. ABC (the American Broadcasting Company) mengungkapkan hal ini dengan mengutip The Washington Times pada 3 April 2007. Amerika juga mensponsori dan menggunakan kelompok minoritas Ahwazi Arab dan Baluchi untuk melakukan operasi dibawah kendali CIA dan the Joint Special Operations Command (JSOC) hingga tahun 2008. Sasaran utama operasi ini adalah serangan terhadap pasukan Garda Revolusi Iran.

      14. Tanggal 23 Maret 2007, Iran menangkap 15 Marinir Inggris yang berupaya melakukan penyusupan ke wilayah Iran. Inggris dan Amerika meradang, pada Oktober 2007 Amerika menjatuhkan sangsi terhadap Bank Sepah, Bank Arian, Bank Kargoshaee, Bank Melli dan Bank Saderat sebagai upaya blokade perdagangan Iran. Ketegangan semakin meningkat di Januari 2008, ketika Angkatan Laut Amerika dan Iran sudah saling berhadapan di Selat Hormuz. Pada Juni 2008, Iran melakukan blokade Selat Hormuz selama lima jam sebagai respon rencana penyerangan Israel.

      15. Pada April 2009, kembali Amerika menjatuhkan sangsi IRPSA (the Iran Refined Petroleum Sanctions Act of 2009) yang berisi ancaman kepada pihak yang terlibat dalam industri penyulingan minyak Iran. Pada 18 Juni 2009, Inggris membekukan aset Iran senilai $1.59 miliar. Pada 19 November 2009, Amerika menambahkan sangsi IRPSA meliputi pelarangan penjualan peralatan eksplorasi minyak dan gas terhadap Iran, baik itu yang dilakukan negara, perusahaan maupun individu

      Delete
    5. 16. Pada 26 Juli 2010, Uni Eropa mengesahkan sanksi untuk membatasi kegiatan investasi minyak dan gas dalam upaya membatasi produksi gas alam Iran

      17. Intelejen Iran melaporkan bahwa sejak setahun ini, skala dan kualitas serangan lebih masif. Pada bulan Mei 2011, Iran menangkap 30 orang yang melakukan kegiatan spionase untuk AS. Pada 17 Desember 2011, Kementerian Intelijen Iran juga mengumumkan telah menangkap seorang mata-mata yang merupakan staf analis CIA yang bertugas menembus aparat intelijen Iran.

      18. Amerika juga mengirimkan pesawat mata-mata paling canggih yang dimilikinya, yaitu RQ-170 Sentinel. Namun pada 4 Desember 2011 Iran berhasil menangkap RQ-170 dengan kerusakan minim. Amerika minta pesawatnya dikembalikan, tapi Iran mengembalikannya dalam bentuk replika berukuran 1/80 dari ukuran aslinya yang telah diproduksi masal dan dijual luas sebagai mainan anak-anak seharga US$ 4 dolar (Rp 36 ribu). Selain akan mengembangkan pesawat serupa, Iran juga berniat memberikan prototypenya ke Rusia dan China, dua negara raksasa yang juga musuh besar Amerika.

      19. RQ-170 adalah pesawat mata-mata tanpa awak yang dirancang sebagai pesawat siluman yang tak terlacak radar. RQ-170 dibuat oleh Lockheed Martin AS dengan panjang 26m, lebar 4,5m dan tinggi 1,84m, dilengkapi sistem pengumpulan data modern di bidang elektronik, visual, komunikasi, dan sistem radar. Kemampuan Iran melacak dan menangkap RQ-170 dalam keadaan utuh mengejutkan dunia. Selama ini dipercaya bahwa penguasaan terknologi tersebut masih terbatas pada Amerika dan Israel. Tetapi Iran mampu meladeni perang elektronik dari kedua negara tersebut. Bahkan pesawat sejenis dengan teknologi yang lebih canggih milik Israel, baru-baru ini juga jatuh ketika tengah dalam persiapan melakukan tugasnya ke Iran. Eric Schmidt, CEO Google Inc, dalam wawancara dengan CNN mengakui kemampuan luar biasa dari para ahli perang cyber Iran, terutama keberhasilannya menangkap RQ-170

      20. Serangan dalam perang elektronik lain adalah serangan terhadap program sentrifugal nuklir Iran dengan menyusupkan virus Stuxnet-worm. Serangan mampu dijinakkan Iran dalam beberapa hari. Pakar Kapersky, yang merupakan perusahaan penyedia antivirus terkemuka di dunia, merasa kagum dengan kesigapan Iran tersebut. Dalam panggung perang elektronik ini, Iran juga berupaya menunjukkan kemahiranya dengan mengacak siaran VOA, BBC, Deutsche Welle, Voice of America berbahasa Persia, layanan Free Radio, Farda Radio, dan layanan Free Radio Europe/Radio Liberty.

      21. Berbagai perang ekonomi yang dilancarkan Amerika dan sekutunya sejak 1980 hingga saat ini, tidak banyak menuai hasil. Juga dengan sangsi terbaru yang diharapkan membuat berbagai negara memutuskan hubungan dagang dengan Iran. Pada 26 Januari 2012, India tetap mendatangkan minyak dari Iran yang merupakan pemasok 12 persen dari kebutuhan minyak mentah India. Untuk transaksi ini India membayar dengan mata uang rupee yang kemudian dapat digunakan oleh Iran untuk membayar berbagai impor dari India. Sebelumnya India menggunakan US $ untuk membayar minyak Iran

      22. Tiga puluh dua tahun hidup dalam embargo tidak membuat Iran lemah. Demikian pula selama 32 tahun dalam ancaman perang tidak membuat Iran ciut nyali. Namun kini, demi mencermati gelar militer dari kedua belah pihak, sulit dipercayai bahwa ini hanya dalam rangka “deterence”. Chief Editor of the Russian National Defense magazine, Igor Korotchenko, meramalkan bahwa perang akan segera terjadi antara Amerika Serikat dan Iran.

      Delete
    6. dengan data-data dan fakta yg ana sajikan diatas hanya untuk menegaskan lawan diskusi antum yaitu ana bukan hanya lulusan SD yg bisa antum kadali !!!!
      Seharusnya antum turut prihatin akan cobaan yg menimpa saudara kita yg bernama IRAN bukan mengkomsumsi fitnah murahan dgn berkata

      "sandiwara politik Iran melawan Amerika. Umat Islam dikecoh dan diperdaya dengan mengesankan Ahmadinejad adalah pemimpin yang anti Amerika, anti Israel, dan membela Palistina. Semua itu adalah dusta, tipuan Dajjal menjelang akhir zaman"

      semua fitnah suni terhadap syiah akar permasalahannya ada 4.
      1. Syiah tak mau mengambil hadist2 lewat para sahabat tetapi kalopun mau diambil hadist tersebut harus melalui jalur ahlul bait. sedangkan suni dikutubus sitah tak ada satu hadistpun melalui jalur ahlul bait hingga kenabi saw

      2. syiah tidak mengakui umar, abu bakar dan usman sbg khalifah yg sah sesuai dgn Al-Quran dan sabda nabi saw bahwa khalifah yg sah adalah imam Ali as serta keturunannya. Tapi suni mengakui mereka sbg khalifah walaupun tanpa hujjah syar'i baik dari Al-quran dan hadist shahih

      3.syiah tak mau bermazhab pada 4 mazhab yang ditetapkan oleh suni berdasarkan ijtihad ( imam maliki, hanafi, syafi, dan ahmad bin hambal) sedangkan syiah bermazhab dengan ahlul bait yaitu imam jafar as sidiq. dimana keilmuan, kealiman, kezuhudan serta ketaqwaannya diakui oleh 2 (dua) mazhab suni yg menjadi murid imam jafar as sidiq pada saat itu yaitu imam abu hanifah dan imam malik.

      4. syiah tak mau mengakui kitab bukhari muslim yg banyak berisi cerita khurafat, syirik dan pelecehan2 pada nabi Allah yg suci, bahkan sampai nabi saw dilecehkan dalam kedua kitab syiekh tersebut. Tapi ANEH BIN AJAIB SUNI MENGANGGAP KITAB BUKHARI MUSLIM SEBAGAI KITAB TERSHAHIH DIDUNIA SETELAH AL-QURAN BERDASARKAN DOKTRIN

      Delete
    7. PADAHAL TAK ADA SATUPUN SANDARAN SUNI YG BERDASARKAN DALIL YG SHAHIH BAIK BERUPA AL-QURAN DAN HADIST SHAHIH.

      KALO ANTUM TAK PERCAYA TLG SEBUTKAN SATU SAJA HADIST SHAHIH TTG KITA BERPEDOMAN PADA SEMUA SAHABAT. INSYA ALLAH AKAN SAYA TUNJUKAN KEDHOIFAN HADIST TERSEBUT.

      SEDANGKAN HADIST2 YG MENYURUH KITA UTK BERPEDOMAN PADA AHLUL BAIT SANGATLAH BANYAK DAN MENCAPAI DERAJAT MUTAWATIR. DAN TAK ADA SATUPUN ULAMA TERKENAL SUNI YG MENDHOIFKANNYA SELAIN ULAMA SU'.

      YG MENJADI KITA HERAN ADALAH MENGAPA MAZHAB SUNI BERPEGANG PADA RANTING YG RAPUH DAN MELEPASKAN POHON YG KOKOH DIMANA AKARNYA MENGHUJAM KEDALAM TANAH .

      SUNGGUH KASIHAN SAYA MELIHAT HAL INI

      Delete
    8. Waalaikumusalam bagu semua yang mengucap salam...kepada imam abu hanifah... saya tidak sentiasa di blog... makanya komen anda lewat disiar...

      Delete
    9. Muhammad bayu- primitif bagi kamu kerana kamu bertopengkan sunni untuk memperbetulkan syiah.

      Delete
    10. imam abu hanifah Hanifah-
      Hebat sekali kekuatan Iran ya.... jika kamu benar... makanya Iran tentu saja mampu menghapuskan Israel dari peta dunia tetapi mengapa ya Iran tidak melakukannya?

      Delete
  3. ini ajaran syiah... mengikut ahlul Bait? http://www.muslimdaily.net/berita/lokal/3708/tahanan-wanita-di-iran-diperkosa-dahulu-sebelum-di-eksekusi#.Ukm2bpMYbGU

    ReplyDelete
  4. Tiada hubungan dengan amerika ya.... http://www.wasukalu.com/2013/02/syria-dan-iran-subahat-dgn-cia-siksa.html

    ReplyDelete
  5. syiah tidak menyiksa sunni? gila apa kamu? selin di Syria.... ini pula di Iran http://www.wasukalu.com/2013/01/ahwaz-tempat-penderaanpembunuhan-aswj.html

    ReplyDelete
  6. syiah memusuihi sunni sejak lama http://www.wasukalu.com/2013/08/senarai-pengkhianatan-syiah-sepanjang.html

    ReplyDelete